Kentut Oh Kentut Part I

Nih, Pentingnya kita Kentuttttt, diceritakan kembali untuk teman-teman..."hasil forward imel" selamat menikmati dan semoga bermanfaat. Bacalah dengan seksama, perlahan tapi pasti, serta dianjurkan membaca dgn menggunakan masker huehehe
kentut sering dijauhi...
kentut sering dihina...
kentut sering dianggap anak haram karena kadang nggak diketahui siapa yang.melahirkannya ke dunia ini...
mari kita liat masa lalu kentut... kasian mereka...
1. Dari mana asal kentut ?
Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal dari udara yang kita telan, yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia & gas dari bakteri dalam perut.
2. Apa komposisi kentut ?
Bervariasi. Makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut (oksigen dari udara terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai di usus). Adanya bakteri serta reaksi kimia antara asam perut & cairan usus menghasilkan karbondioksida. Bakteri juga menghasilkan metana & hidrogen. Proporsi masing-masing gas tergantung apa yang anda makan, berapa banyak udara tertelan, jenis bakteri dalam usus, berapa lama kita menahan kentut. Makin lama menahan kentut, makin besar proporsi nitrogen, karena gas-gas lain terabsorbsi oleh darah melalui dinding usus. Orang yang makannya tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentut lebih banyak karena tubuhnya tidak sempat mengabsorbsi oksigen. (Makanya jangan suka nahan kentut).
3. Kenapa kentut berbau busuk ? <== Pake nanya lagi
Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida & merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfida & merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut, & makin busuklah kentut anda. Telur & daging punya peran besar dalam memproduksi bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut, bukan dalam kebusukannya.
4. Kenapa kentut menimbulkan bunyi ? <== Bikin gw ngakak, tapi baca deh penjelasan ilmiahnya di bawah
Karena adanya vibrasi lubang anus saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi
tergantung pada kecepatan gas. (Dan diameter lubang anus anda, hehehe)<=== Gw bilang jg apa , jd kalo dah pada longgar tuh lubang anus..loe bayangin ndiri deh bunyinya ky apa? asli gw ngakak sendiri
5. Kenapa kentut yang busuk itu hangat & tidak bersuara ? duh...gak kuat gw nih!!!
Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri & proses pencernaan memproduksi panas, hasil sampingnya adalah gas busuk. Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat & jenuh dengan produk metabolisme bakteri yg berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut, walau hanya kecil volumenya, tapi SBD (Silent But Deadly = Sunyi Tapi Mematikan ).
6. Berapa banyak kentut diproduksi sehari ?
Rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kali kentut.
7. Mengapa kentut keluar melalui lubang dubur ?
Karena density-nya lebih ringan, kenapa gas kentut tidak melakukan perjalanan ke atas? Tidak demikian. Gerak peristaltik usus mendorong isinya ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah. Gerak peristaltik usus menjadikan ruang menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus, termasuk gas-nya untuk bergerak ke awasan yg bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung jadi gelembung besar. Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh, karena bentuk usus yg rumit & berbeit-belit. (Bayangkan kalo kentut keluar dari lubang hidung). <== Aja-aja ada nih yang nulis
8. Berapa waktu yang diperlukan oleh kentut untuk melakukan perjalanan kehidung orang lain? <==== Gokiiiiiiiiiiiiiiil llllllllllLLLL ngahahhahahahah ahaha
Tergantung kondisi udara, seperti kelembaban, suhu,kecepatan & arah angin, berat molekul gas kentut, jarak antara 'transmitter' dengan 'receiver'. Begitu meninggalkan sumbernya, gas kentut menyebar konsentrasinya berkurang. Kalau kentut tidak terdeteksi dalam beberapa detik, berarti mengalami pengenceran di udara & hilang ditelan udara selama-lamanya. Kecuali kalau anda kentut di ruang sempit, seperti lift, mobil, konsentrasinya lebih
banyak, sehingga baunya akan tinggal dalam waktu lama sampai akhirnya diserap dinding.
9. Apakah setiap orang kentut ?
Sudah pasti, kalau masih hidup. Sesaat setelah meninggalpun orang masih bisa kentut. (Makanya gak usah malu kalo sering kentut)
10. Betulkah laki-laki kentut lebih sering daripada perempuan ?
Tidak ada kaitannya dengan gender.. Kalau benar, berarti perempuan menahan kentutnya, & saat kentut banyak sekali jumlah yg dikeluarkan. (Makanya kentut perempuan lebih bau, ha..ha....) <==== Ampuuuuuun, dudul!!!
11. Saat apa biasanya orang kentut ?
Pagi hari di toilet. yang disebut "morning thunder". Kalau resonansinya bagus, bisa kedengaran di seluruh penjuru rumah.

bersambung..buz..buzz..buzzz..

Aku Cinta Pohon

Canarium sp.. Baringtonia asiatica.. Swietenia macrophylla King.. Tectona grandis.. Manilkara kauki.. Bombax malabaricus.. Ficus benjamina.. Pteygotalata.. Lagerstoemia spesiosa.. Acacia auriculiformis.. Tamarindus indica.. Eucalyptus deglupta.. Melaleuca leucadendron.. Gmelina arborea.. Santalum album.. Diospyros celebica.. Schleicera oleosa..

”Laa..laa.. ngapain tu si ndies? kumat dah jumat jumat kurang sajen huehehe. Utek’e konslet yah? Kobongan? Ntu ngebul ngebul asep dari kepalanya. Laa..ngomong ngaco bin ngelantur gak jelas, ngoceh gak ada juntrungane, obatnya lom dminum po,habis po? wiken wiken kumat huehehe itu lagi baca mantra-mantra.. Hayah berisssiiikkk, bukan bukan bukan..!”
Hiks takada angin takada hujan tiba-tiba aja aku ngerasa kangen..kangen..kangeeennn banget sama salah satu mata kuliah terdahulu yang tersebut adalah dendrologi. Opo iku dendrologi? Jadi begini.. dendrologi itu adalah ilmu yg mempelajari tentang pohon-pohan, yg mencakup identifikasi dan klarifikasi. Tiap kali kuliah kerjaannya cuma dsuru ngapalin nama latin pohon-pohon-an beserta ciri-cirinya. Kelihatannya sih tampak susyah tapi aku sukaaa, dgn dpandu seorang dosen sederhana, berkumis tidak terlalu tebal dan tidak juga terlalu tipis, sedang..sedang saja.., tidak pula ganteng hihihi orangnya biasa banget wis. Hodoh pak Wiyono.. "gw suka gaya loh" makanya gak rela wat absen yg satu ini dan so pasti nilai A.. A.. A.. selalu di tangan hihihi. Jadi yg itu di atas "silakan liat kembali ke atas" adalah tersebut nama bermacam-macam pohon.
Maapkan postingannya agak-agak gemana gitu, tapi ini trully dari lubuk hati yg paling dalam "hayah". Tak mengapalah yg penting kita hepi- hepi dan selalu semangat

Elang Jawa

(Epilog) Ngak.. ngak.. ngak.. suara itu.. begitu terus berulang terdengar. Berisik sekali, burung siapa sih? Apa burung lagi kawin? Apa burung kelaperan? Apa burung lagi cari anaknya yg hilang? Pikirku yg tengah asyik berbaring sambil menikmati Toto Chan. Ngak.. Ngak.. Ngak. lagi-lagi terdengar, semakin jelas, dan lama kelamaan terdengar seperti teriakan-suara orang kepayahan minta tolong. Aku terkesiap, spontan bangkit dari pembaringan dan segera melongok keluar jendela. Burung gagah itu bertengger kelelahan di salah satu dahan pohon depan rumahku. Tttaaarrr! Brukkk dan dalam hitungan detik burung nan gagah itu ambruk ke tanah. Aaarrrgghhh!!! Pemburu liar itu berhasil..

Tak banyak yang tau bahwa Elang Jawa (spizaetus bartelsi) adalah burung nasional Indonesia karena kemiripannya dengan Garuda dan juga merupakan simbol jenis satwa langka di Indonesia. Elang Jawa hanya terdapat di Pulau Jawa dan penyebarannya terbatas di hutan-hutan. Sebagai predator puncak, Elang Jawa memainkan peran yang penting dalam menjaga keseimbangan dan fungsi dari bioma hutan di Jawa. Elang Jawa merupakan salah satu jenis burung pemangsa terlangka di dunia. Berdasarkan kriteria keterancaman terbaru dari IUCN, Elang Jawa dimasukan dalam kategori Endangered atau "Genting" (Collar et al., 1994, Shannaz et al., 1995).

Populasi elang jawa dari beberapa daerah tersebut diperkirakan tak lebih dari 100 ekor. Daerah yang diduga masih ada populasi elang jawa itu adalah Hutan Wisata Kaliurang (Yogyakarta), Pegunungan Dieng, seputar Gunung Slamet, Gunung Pangrango (Jawa Barat), Malang Selatan (Jawa Timur), Meru Betiri dan Alas Purwo di Banyuwangi (Jawa Timur), serta Gunung Ungaran dan Gunung Muria (Jawa Tengah).

(Cerita-Ku) Jadi inget dulu jamannya kuliah "pengelolaan satwa liar" pernah melakukan praktikum ke Kaliurang khusus hanya untuk memantau *mengeker* keberadaan burung "Elang Jawa" tersebut. Konon populasinya di habitat Kaliurang, Sleman, saat ini tinggal 10 ekor. Burung-burung itu menempati areal hutan yang sangat tinggi yang masih sulit dijangkau manusia dan sulit dipantau. Pantesss.. tess..tes ajah (doh) seharian nangkring di sono gak ada penampakan sama sekali yg ada malah berulang kali berjumpa denga sodara2 sespesies yg tersebut adalah macaca fascicularis (baca : kera berekor panjang) huehehe, sliwar sliwer depan mata, aarrgghh tatut.. tatut.. So next.. Sia-sia sudahlah penantian (patah hati mode on), pulang..pulang..dengan membawa jadah dan tempe bacem serta setandan pisang, nah loh??! Huehehe pulang dengan tidak tanpa tangan hampa *hayah*

sumber dari : sini dan sini, gambar dari : tadi

Brrrr..Dingiiin!!!

Brrrr..Dingiiin!!! Beneeerrran dweh hari ini dinginnya puoolll-puooolllan, dah semingguan lebih malah kota Semarang tiap hari gak absen diguyur hujan dueresss dan diriku pun tak pernah absen kehujanan tiap pulang gawe, aaarrrggghhh! Basah.. basah.. basah.. kehujanan.. *tapi syukur alhamdulillah rumahnya gak sampe kebanjiran* Katanya ini sih *denger-denger* ada hubungannya sama jelang Tahun Baru Imlek yg konon katanya kalo hujan molo' brarti banyak rejeki tumpah ruah huehehe apa iya sih(thinking). Puncaknya ni hari *siyang* berasa kepala cenut-cenut, punggung ngilu, pegel, hidung mampet, otak jadi beku, kuku-kuku jari mulai memutih, perut cenut-cenut kebeles kentyutz molo' aarrgghh, ku-kedinginan..dingiiin*gak lepas dari jaket inih*. Sebel musti bolak balik ke kamar mandi, beser..serr.. serrr tapi suka karna ada alasan untuk tidak mandi, ihiiiy! Mustinya bukan postingan ini yg keluar nih *ceritanya postingan dadakan* , tapi yg ntu *tertahan karena membeku kedinginan jadi deh..*

Brrr..Dingiiin menepuk-nepuk lapisan kulitku berulang-ulang, mengikis semangatku perlahan-lahan aarrrggghhh tidakkk.. ohok..ohok..*keselek*, menggugah rasa laparku terus menerus, wew. Ku-merindukan kehangatan mentari *clingak clinguk kemana perginya sang mentari sih hiks sapa yg tega menyembunyikannya di balik mendungnya langit hiks balikiiinnn..balikin..oh..oh balikin*

hihihi beginilah salah satu cara trio ngek-ngek mencari kehangatan
*ntu poto emang ceritanya beneran lagi pada kedinginan*

Untukmu dan Untukku

Atas permintaan *hodoh ampe pusing dtereakin molo’* cc ma woel *terutama* yg dah rajin tereak-tereak *berisik..berisik* minta dipertontonkan wajah jelekku, hodoh ngefansnya gak gitu-gitu amat kali c kekeke tapi sumpe deh mang jelek sempet bikin wen sedih sangad gara-gara kuharus merelakan setengah alis indahku, sumpe (lagi) deh gara-gara ntu para ponakan pada emoh deket-deket sama tantenya, kaya yg jijik ketakutan gitu, kaya ngliyat hantu aja ih. Huaaa pengen nangisss rasanya tapi dah terlanjur basah ya sudah nyemplung sekaliyan, kuyub dah. Tapi sekarang alisku dah mule tumbuh loh hihihi senang..senang..senang.. Wokeehhh segitu saja prakatanya, selanjutnya.. “Selamat Menikmati dan Selamat Berakhir Pekan” *hayah mangnya apaan seh* (maluw..maluw..ambil kresek krupukin kepala)



*BigHug* makasi untuk embak*ex-kos* ku sayang yg masih inget selalu pada adeknya sing ora mbejajig iki hehehe meskipun jauh di negeri orang sono *Thailand* mmuach makasi mba'chera untuk kiriman kartunya, love you, siz!

Ehm.. terus makasi juga wat adek yg udah ngasi hadiah ini, mudah-mudahan mbakyumu ini inget selalu dan tidak cuma sekedar merenung, amin:)

Untuk bahan renungan mbak'e
Pernikahan ataupun perkawinan,
Membuka tabir rahasia,
Suami yang menikahi kamu,
Tidaklah semulia Muhammad, Tidaklah setaqwa Ibrahim,
Pun tidak setabah Isa atau Ayub,
Atau pun segagah Musa, apalagi setampan Yusuf
Justru suamimu hanyalah pria akhir zaman,
Yang punya cita-cita, Membangun keturunan yang soleh ...
Pernikahan ataupun Perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama,
Suami menjadi pelindung, Kamu penghuninya,
Suami adalah Nakoda kapal, Kamu navigatornya,
Suami bagaikan balita yang nakal, Kamulah penuntun kenakalannya,
Saat Suami menjadi Raja, Kamu nikmati anggur singasananya,
Seketika Suami menjadi bisa, Kamulah penawar obatnya,
Seandainya Suami masinis yang lancang, sabarlah memperingatkannya
Pernikahan ataupun Perkawinan,
Mengajarkan kita perlunya iman dan taqwa,
Untuk belajar meniti sabar dan ridho.

Tragedi Nasi Jagung

Mmm yakin deh yg namanya nasi jagung tu yummy banget gila’, ajib!!! Baru pertama kali nih ngerasain nasi jagung yg konon katanya makanane wong ndeso *apa iya sih* Kek gimana ntu bentuknya? Nasi biasa dicampurin ma tumbukan jagung trus ditanak, jadi deh nasi jagung *menurut hasil pengamatanku kemaren sih kayanya begitu hehehe* Mmm disantapnya bersama-sama eh pake sambel, lalapan, tempe-tahu goring, ikan goreng apa ikan asin *doh laperrr mbayanginnya, ngences*

Weitz tapi tunggu dulu nikmatnya ternyata hanya diawal hikz. Jadi begini ceritanya.. setelah kuhabiskan sepiring penuh suguhan nasi jagung *porsi kuli huehehe tau aja kalo ponakan mantunya laper berat* dari bule’ di jember sehari sebelum kepulanganku ke semarang *tepuk2 eyut* kenyanglah perutku dibuatnya, sungguh benar2 kenyang. Kuat sampai malam, aman pokonya gak kawatir kelaparan.

Uff pas jelang tengah malam tiba-tiba aja perasaan tiada menentu, tak enak sungguh badan ini, ada apakah gerangan *hayah*. Perut tiba-tiba sakit, kepala agak pening *wew koq kek tanda2 orang keracunan yak hehehe* Yup perutnya sakit dan mengeluarkan suara2 aneh krrrr, krrkkk semacam itulah berulangkali. Walhasil batal acara jalan2 malam tahun baru *dah lemes, gak sanggup gerak* malamnya pun susah tidur, bisa tidur setelah dipijetin ma sibojo *aw..aw..baek kalilah bojoku neh biarpun mijetnya sambil merem2 terkantuk-kantuk gitu hihihi* Paginya masih lemes terkapar tapi dikuat-kuatin soalnya mau beberes. Usut punya usut sakitku entu bermuara pada nasi jagung. Kata ibunda mertua begitulah efeknya kalo baru pertama kali menyecap nikmatnya nasi jagung, harusnya dikit-dikit aja, gak bole langsung banyakan, perutnya kaget jadi kembung dan masuk angin deh tu akibatnya. Hehehe dasar maruk yak, habis deh diketawain ma sibojo ma bapak dan ibunda mertua *maluw..maluw..tapi masih tetep mau makan koq kalo dikasi entu* Kalo begini sih ceritanya jadi "nikmatnya nasi jagung berujung tragedi" ngahahaha.