Beginilah Kita Seharusnya...

> Mendengar anggota keluargaku ngomel-ngomel dirumah,berarti aku masih punya keluarga yang utuh
> Merasa lelah dan pegal linu setiap sore, sebab itu berarti aku mampu bekerja keras.
> Membersihkan piring dan gelas kotor setelah menerima tamu dirumah, karena itu berarti aku dikelilingi teman-teman.
> Pakaianku terasa agak sempit, karena itu berarti bahwa makanku cukup kenyang.
> Mencuci dan menyetrika tumpukan baju, sebab itu berarti aku memiliki pakaian.
> Membersihkan halaman rumah, membersihkan jendela,memperbaiki talang dan got, karena itu berarti aku memiliki tempat tinggal.
> Duduk kembali di kantor, berarti masih ada perusahaan yang mau memperkerjakan aku bahkan perusahaan masih mampu membayar gaji setiap bulannya.
> Mendengar nyanyian suara yang fals, karena itu berarti aku bisa mendengar.
> Mendengar bunyi jam alarm dipagi hari, sebab itu berarti aku hidup.

Akhirnya... aku perlu bersyukur mendapatkan e-mail ini, karena tidak sadar aku masih memiliki teman yang peduli padaku. Thanks ya Bona, my luvly siztah for sent me this e-mail to remind me, i love you:)

Menyempatkan diri sejenak di sela-sela tumpukan gawean (menghela napas, melarikan diri dari kepenatan dulu eh sekarang dink) coz gak tega ngeliat blognya terbengkalai *alesan.com*, sing penting posting. But trully memang... Beginilah kita seharusnya... It just for remind me and remind you, remind us coz i love you too much hehehe *kiss & hugs*